4 Gerakan-Gerakan Yoga Untuk Ibu Hamil

Gerakan-gerakan yoga untuk ibu hamil
Sumber: hellosehat.com

Ibu-ibu.net – Kondisi fisik ibu hamil yang sehat dan kuat pada trimester akhir sangat dibutuhkan. Mengingat beban yang semakin bertambah baik berat badan dan lingkar perut yang semakin besar gerakan senam yang begitu lincah tentu tidak akan cocok untuk dilakukan. Tapi, ibu hamil tidak perlu khawatir. Ada beberapa gerakan yoga yang bisa dilakukan untuk senam ibu hamil 8 bulan. Kegiatan rutin berolahraga selama hamil juga baik untuk perkembangan otak janin.

Karena proses melahirkan membutuhkan tenaga dan kekuatan beberapa bagian tubuh tertentu, maka gerakan yoga ibu hamil yang dilakukan pun berkonsentrasi pada bagian itu. Berikut beberapa gerakan yoga untuk ibu hamil.

1. Hip Opening

Posisi ini adalah posisi ibu hamil duduk bersila, tetapi posisi kaki tidak saling mengait seperti posisi bersila umumnya. Posisi kaki ibu di letakkan berdampingan, kaki kiri di belakang kaki kanan atau sebaliknya. Sambil menghirup napas, tangan kiri dan kanan bersatu di depan dada seperti posisi tangan sedang bertapa. Lalu kemudian turunkan tangan kembali ke samping badan sambil membuang napas perlahan.

Manfaat dari gerakan ini :

Untuk melatih otot panggul agarlebih terbuka, membuka saluran pernapasan, meningkatkan fokus dan juga  keseimbangan, serta ketenangan diri menuju proses melahirkan.

2. Posisi Merangkak

Ibu hamil dalam posisi merangkak. Siku tangan dalam keadaan lurus ke depan. Sambil menarik napas dalam-dalam, ibu hamil melengkungkan bagian punggung. Tahan posisi ini sekitar lima detik, kemudian buang napas perlahan sambil mengembalikan punggung ke posisi semula.

Manfaat dari gerakan ini :

Membantu menguatkan rahim, meringankan rasa pegal pada punggung serta melepaskan ketegangan pikiran.

3. Wide Angel Seated

Posisi ini adalah posisi ibu hamil duduk sambil merenggangkan kaki sejauh mungkin di bagian kiri dan kanan. Kemudian menunduk, lalu siku dan tangan diletakkan di atas alas tinggi yang sudah disiapkan sebelumnya. Telapak tangan dan siku membuka menghadap atas. Tahan gerakan ini sambil mengambil dan membuang napas perlahan selama beberapa detik.

Manfaat dari gerakan ini :

Latihan fisik selama masa kehamilan  dengan posisi seperti ini sangat baik untuk membuka panggul dan tulang selangkangan, menghilangkan rasa tegang pada tulang punggung, pinggang bawah, dan paha dalam. Posisi ini juga membantu meningkatkan asupan oksigen pada janin melalui plasenta.

4. Hip

Posisi ibu hamil berbaring terlentang dengan posisi lutut ditekuk. Lalu tarik napas perlahan lewat hidung sambil mengencangkan otot bagian perut dan bokong (seperti menahan ejan). Tahan selama lima detik lalu kemudian buang napas secara perlahan sambil merilekskan badan.

Manfaat dari gerakan ini :

Menguatkan pernapasan, menguatkan otot panggul dan memberi tenaga saat kontraksi.

5. Pose squat

Ibu hamil dalam posisi jongkok, tangan kiri dan kanan bertemu di depan dada. Lakukan gerakan berdiri dengan posisi kaki tetap terbuka dan tangan tetap di depan dada sambil menarik napas perlahan, lalu kemudian membuang napas secara perlahan sambil kembali jongkok dengan posisi kedua tangan tetap berada di depan dada.

Manfaat dari gerakan ini :

Mengurangi ketegangan pada tulang punggung, bahu, dan leher, meningkatkan asupan oksigen pada plasenta, membuka area panggul dan tulang selangkang mengurangi sakit pinggang, serta membantu pembukaan bila dilakukan saat kontraksi.

Itulah beberapa gerakan yoga yang dapat ibu lakukan selama masa kehamilan. Olahraga selama masa hamil memang sangat diperlukan. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah keamanan untuk ibu hamil dan juga janin. Olahraga aman, ibu hamil sehat, janin pun sehat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*