8 Tips Mengatasi Bayi Menangis

Mengatasi bayi menangis
pixabay.com

Mendengar bayi menangis terus-menerus mungkin akan membuat Anda merasa panik dan tertekan. Semua bayi pasti menangis, bahkan sebagian bayi menangis sangat sering. Menangis sebenarnya adalah bahasa bayi yang tidak kita mengerti. Menangis adalah cara bayi untuk megungkapkan emosinya. Ketika mereka menangis, maka pasti ada sesuatu hal yang ingin dikatakan. Sering kali bayi menangis dan rewel karena mereka merasa lapar, lelah, kedinginan atau kepanasan, bosan, popoknya basah, atau merasa sakit. Sehingga, jangan berpikiran buruk karena bayi Anda menangis terus, hal ini adalah caranya untuk memberitahu Anda bahwa mereka membutuhkan sesuatu.

Mencoba mendiamkan serta mengatasi bayi menangis adalah cara orangtua dan bayi untuk mengenal satu sama lain. Setidaknya setiap bayi menangis kurang lebih 1-4 jam dalam sehari. Semakin Anda tenang dan tidak terbawa suasana karena tangisan bayi Anda, maka bayi akan lebih mudah tenang. Ibu yang melihat bayinya menangis pasti akan berusaha menenangkannya. Namun terkadang apa yang Ibu lakukan malah membuat bayi menangis semakin kencang. Lalu bagaimana caranya untuk mendiamkan serta menenangkan bayi yang menangis?

Bedong

Bedong bayi Anda dengan kain lembut. Berada di dalam “kepompong” bisa mencegah tubuh mereka berkedut dan membantu mereka tertidur. Bedong dapat meredakan tangisan bayi karena membuat hangat dan terdekap, serasa seperti masih di dalam rahim. Perhatikan cara membedong yang baik karena bedong yang terlalu kencang tidak baik untuk bayi.

Posisi Meringkuk

Di dalam rahim, bayi menghabiskan sebagian besar waktunya dalam posisi meringkuk. Menggendong atau membaringkannya dalam posisi ini (atau posisi telungkup) bisa membuat bayi merasa lebih nyaman. Perlu diketahui, hanya letakkan bayi Anda dalam posisi seperti ini jika dia terus-menerus menangis dan pastikan Anda terus mengawasinya. Dalam kondisi biasa, selalu posisikan bayi Anda dalam posisi tidur terlentang.

Berbisik

Ternyata menenangkan bayi dengan cara ibu menghasilkan suara ‘sshh’ bukan hanya kebiasaan turun-temurun. Membisikkan suara “shhh” dapat menenangkan bayi yang baru lahir karena mirip dengan desingan yang melingkupi dirinya di dalam rahim. Anda bisa juga menyalakan hair dryer atau kipas angin sebagai pengganti. Selain itu, jangan ragu untuk berbicara dengan nada tenang pada bayi Anda. Penelitian menyebutkan bahwa nada suara ibu adalah cara paling efektif untuk menenangkan bayi. Pastikan suara ‘sshh’ yang Anda hasilkan lebih kencang dibandingkan dengan tangisan si bayi, agar bayi mendengarnya. Suara ini adalah suara white noise yang ampuh untuk meredakan tangisan bayi.

Mengayun

Mengayun atau menggoyangkannya dengan gerakan konstan akan mengingatkan bayi Anda kembali ke hari-hari saat masih bergoyang-goyang di dalam perut Anda. Bayi senang gerakan-gerakan ketika mereka digendong. Anda bisa mulai dengan mengambil kain gendongan dan kemudian buat gerakan mengayun untuk menenangkan bayi Anda. Semakin kencang tangisan bayi, maka Anda harus semakin kencang pula mengayunkannya.

Menghisap

Menghisap dot atau jari adalah relaksasi yang baik untuk bayi. Pastikan ini sebagai langkah terakhir yang Anda bisa lakukan. Memberikan dot memang cenderung segera menyelesaikan masalah, tapi bukan cara pertama yang terbaik untuk menenangkan bayi Anda dan mencari tahu apa yang mengganggunya. Bila tidak ada dot, untuk kondisi darurat biarkan bayi menghisap jari kita untuk menghentikan tangisannya. Namun pastikan jari Anda benar-benar bersih.

Sentuhan

Tentu saja langkah utama dalam menenangkan bayi yang menangis adalah dengan cara menyentuhnya. Sentuhan bisa menstimulasi reseptor perasaan nyaman di otak bayi. Penelitian juga menunjukkan bahwa sentuhan lembut di sepanjang tubuhnya lebih efektif dibandingkan sentuhan pendek dengan gerakan cepat. Sentuh juga pipi, punggung, kaki, atau perut bayi Anda. Jangan pernah meremehkan ‘kekuatan’ sentuhan Anda dalam membuat si bayi menjadi lebih nyaman.

Bernyanyi

Nyanyikan lagu bertempo lambat dengan suara lembut. Tubuh manusia merespons musik dengan cara menyamakan denyut jantung serta indera perasa sesuai dengan tempo musik yang didengar.

Tetap Tenang

Bayi dapat merasakan ketegangan yang kita rasakan dan cenderung bereaksi terhadap hal tersebut. Jadi pastikan jangan sampai tangisannya membuat Anda merasa stres atau frustrasi karena hal ini akan memperburuk tangisan bayi Anda.

Demikianlah 8 tips mengatasi bayi menangis. Jika bayi menangis terus menerus walaupun telah berusaha ditenangkan dan Anda melihat beberapa tanda atau gejala yang aneh, maka jangan ragu untuk menghubungi dokter anak. Namun tidak semua tangisan bayi merupakan tanda mereka mengalami sakit, sehingga jangan takut dan berpikiran negatif akibat tangisan bayi Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*