Ciri-Ciri Perkembangan Janin pada Usia 26 Minggu

perkembangan janin usia 26 minggu
Source: pixabay

Ibu-ibu.net – Tak terasa kini perkembangan janin Anda sudah memasuki usia 26 minggu. Jika kita ingat kembali, rasanya begitu banyak perjuangan dan rintangan yang telah Ibu lewati dengan sepenuh hati. Dari mulai momen mengetahui kehamilan, merasakan gejala-gejala awal kehamilan yang cukup menyiksa seperti halnya mual dan muntah, pusing, lemas, dan lain sebagainya. Usia kehamilan pada pekan ini pada umumnya akan membuat Anda lebih bahagia dibandingkan dengan usia sebelumnya. Hal ini dikarenakan segala tanda dan gejala awal kehamilan sudah menghilang pada minggu ini. Sebaliknya, usia kehamilan ini membuat Anda bisa merasakan dengan lebih nyaman perkembangan si buah hati dalam rahim Anda. Bahkan kini yang ada adalah Ibu mampu menikmati pergerakan si buah hati dalam kandungan.

Bila diukur, kini ukuran bayi Anda beratnya sudah mencapai 760 gram. Ukuran berat ini, tentunya mengalami perkembangan dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya. Sementara untuk panjang tubuhnya, bila diukur dari bagian kepala sampai kebagian tumit, kini panjangnya telah mencapai 36 cm.

Seiring dengan perkembangan berat dan panjang tubuhnya, kini mata si bayi pun sudah mulai dapat membuka pada kisaran pekan ini. Responnya terhadap suara pun semakin membaik dan lebih konsisten menjelang akhir bulan ke 7 ketika jaringan saraf ditelinganya akan mulai selesai dan sempurna.

Saat ini bayi Anda mungkin sudah mulai bisa mendengar Anda dan pasangan sedang mengobrol, atau mungkin suara TV yang Anda tonton akan pula ia dengar bahkan suara kendaraan dan klakson motor di luar pun akan dapat didengar oleh si buah hati dalam kandungan. Untuk itulah, sebaiknya tidak membuat suara-suara gaduh yang ribut dan mencekam seperti halnya suara pertengkaran, suara tangisan suara teriakan, dan suara lainnya. Sebab disadari atau tidak, kondisi ini akan membuat si bayi dalam kandungan dibuat ketakutan. Untuk itulah, tidak ada salahnya jika Ibu mulai memberikan stimulasi terhadap si janin dalam kandungan dengan melakukan sentuhan, berbicara dengannya atau bahkan memperdengarkannya musik. Meskipun tidak bisa kita dengar, namun di dalam perut ia bisa mendengarnya dengan jelas. Jangan heran jika pada saat Ibu memberikan stimulasi, si kecil akan juga memberikan respon seperti pergerakan atau menendang.

Selain perkembangan diatas, bayi Anda saat ini pun mungkin sudah dapat melakukan latihan untuk menghirup dan menghembuskan napas, meski didalam kandungan tidak ada udara. Akan tetapi, hal ini adalah latihan dasar yang akan dilakukannya untuk mempersiapkan saat ia lahir nanti. Organ paru-paru sudah berkembang dengan sangat baik walaupun alveoli serta pembuluh darah pada paru-parunya. Di dalam rahim si Kecil berlatih bernafas dengan cara menghirup air ketuban.

Selain beberapa perkembangan menakjubkan di atas, pada pekan ini bayi Anda pun sudah memiliki pola tidur sendiri, jika si bayi bangun, Anda mungkin akan mendapati bahkan bayi Anda melakukan pergerakan seperti menendang, meninju, dan terus bergerak. Sementara itu, bila ia terdiam maka kemungkinan ia sedang tidur. Namun bila Anda beruntung, terkadang bayi Anda akan pula meniru pola tidur Anda. Pada pekan ini, bayi pun sudah memproduksi sistem kekebalan tubuh yang ia serap dari antibodi Anda, hal ini lah yang akan mempersiapkannya sebelum hari kelahiran tiba.

Perkembangan janin yang semakin pesat membuat janin bergerak lebih aktif untuk bergerak. Gerakan mengepal merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan oleh janin. Kini dia juga mulai terbiasa menyentuh wajahnya dan merasakan sensai sentuhan.

Memasuki minggu ke-26 kehamilan, keluhan yang biasanya dirasakan oleh ibu hamil yaitu pegal-pegal dibagian kaki. Hal ini terjadi karena perkembangan bayi di dalam kandungan yang semakin hari semakin meningkat. Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi pegal-pegal pada kaki yaitu dengan memperbanyak asupan cairan berupa konsumsi air putih. Selain itu, usahakan untuk bergerak aktif dengan rutin melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki dan peregangan ringan.

Ibu hamil usia 26 minggu juga tidak dianjurkan untuk memakai sepatu atau sandal dengan hak tinggi karena beresiko memperparah kondisi pegal-pegal pada kaki. Bahkan dikhawatirkan akan terjatuh sehingga beresiko keguguran.

Demikian sekilas tentang perkembangan janin usia kehamilan 26 minggu. Untuk mendukung perkembangan janin di minggu ke-26 maka Anda harus memberikan asupan makanan yang bergizi, salah satunya dengan memperhatikan asupan kalsium dengan konsumsi makanan seperti susu, yoghurt, telur, almond, tahu, kacang-kacangan, ikan salmon, kubis dan daun lobak. Bagi Anda yang tidak menyukai ikan maka bisa mencukupi kebutuhan kalsium melalui sayur-sayuran seperti kacang panjang, biji-bijian, dan bayam. Bahkan Anda bisa mengkonsumsi roti gandum yang kaya manfaat.

Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*