Ciri-ciri Perkembangan Sensorik Bayi Usia 3 Bulan

perkembangan bayi usia 3 bulan
Sumber: MomJunction

Ibu-ibu.net – Memiliki anak merupakan sebuah pengalaman dan pembelajaran seumur hidup bagi orangtua. Ibu harus sudah memperhatikan tumbuh kembang anak bahkan sejak dalam kandungan. Pada anak pertama, Ibu harus banyak belajar cara merawat bayi yang baik dan melakukan pengamatan tumbuh kembangnya. Perkembangan bayi usia 3 bulan mulai terlihat dari bertambahnya tinggi dan berat badan. Mereka mulai terlihat montok dan menggemaskan. Kemampuan mengangkat kepala, memiringkan badan bahkan tengkurap menunjukkan perkembangan bayi usia 3 bulan yang baik. Apabila bayi usia tiga bulan belum bisa tengkurap, Ibu tak perlu khawatir! Bisa jadi bayi Ibu tengkurap di bulan berikutnya karena perkembangan tiap bayi berbeda.

Setelah mulai belajar penyesuaian merawat bayi di bulan pertama dan kedua, maka bulan ketiga juga tidak kalah menarik. Jika di bulan pertama Ibu harus menghadapi masalah umum bayi  baru lahir, maka di bulan ketiga bayi sudah mulai bisa diajak berinteraksi. Sensorik bayi mulai berkembang pesat terlihat dari ekspresi wajahnya yang menggemaskan saat Ibu mencoba berbicara atau mengajak bermain. Selain itu, bayi usia 3 bulan mengalami beberapa perkembangan sensorik, antara lain :

  1. Bayi sudah memiliki kemampuan pendengaran yang semakin baik pada bulan ketiga. Kepala dan mata bayi akan berkoordinasi untuk mencari sumber suara ketika namanya dipanggil. Jika bayi tidak mengalami tahap ini maka Ibu harus mencari tahu penyebabnya dan bisa membawa ke dokter anak untuk diperiksa.
  2. Bayi Ibu sudah bisa membuat interaksi yang sangat baik dengan pandangan mata. Di usia ke 3 bulan, bayi sudah mulai bisa menatap mata Ibu saat diajak berbicara. Mereka akan mengenali tatapan yang penuh kasih dari orangtua ketika Ibu menatap mata bayi secara langsung.
  3. Bayi sudah bisa merasakan sensasi seperti rasa sedih dan gembira. Bayi usia 3 bulanakan berusaha untuk tersenyum atau menggerakkan tangan dan kaki ketika mendengar suara musik.
  4. Bayi usia 3 bulan sudah bisa mengenali bayangan mereka sendiri. Ketika Ibu mengenalkan bayi di cermin maka mereka akan tertawa atau takut saat melihat bayangan tersebut.
  5. Kemampuan penglihatan bayi sudah berkembang dengan baik. Bayi usia 3 bulan akansangat senang ketika melihat warna-warna yang cerah seperti hijau, merah atau kuning. Pada masa ini Ibu bisa memberikan warna mainan yang cerah dan kontras untuk melatih indra penglihatan bayi.
  6. Bayi Ibu sudah bisa merasakan sensasi sentuhan dari orang lain. Ibu dapatmelatih kemampuan indera perasa bayi usia 3 bulan dengan memberikan beberapa mainan yang berbeda kelenturan atau kekerasannya. Jika bertemu dengan mainan yang lunak maka mereka akan menekan kuat begitu juga dengan mainan yang keras. Ibu bisa melakukan pijatan ringan ketika bayi sedang istirahat untuk meningkatkan respon indera terhadap sentuhan. Kegiatan ini akan meningkatkan kelekatan atau bonding yang sangat baik antara bayi dan I
  7. Kemampuan perkembangan otak bagi juga berkembang baik pada masa ini. Otak bayi memiliki respon yang sangat berbeda terhadap ribuan sinyal. Bayi akan terus mencari benda bergerak di sekitar mereka seperti mainan yang menggantung.

Untuk memaksimalkan perkembangan bayi usia 3 bulan, Ibu perlu memberikan stimulus secara berkelanjutan dan memberikan asupan gizi yang seimbang. Karena bayi usia 3 bulan belum mulai makan, maka Ibu harus menjaga asupan gizi dan pola makan selama menyusui. Asupan gizi dan pola makan yang tepat selama menyusui akan meningkatkan produksi dan kualitas ASI yang baik untuk bayi Ibu. Jika ingin segera menurunkan berat badan pasca melahirkan, Pilihlah menu diet yang aman bagi Ibu menyusui sehingga tidak menggangu produksi ASI.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*