Cokelat Valentine Bisa Bikin Berat Badan Ideal Anak. Tidak Percaya?

Ibu Ibu Net – Hampir semua orang tua khawatir jika anak mereka makan cokelat. Apakah bunda juga termasuk dari mereka? Hal itulah yang mungkin membuat bunda berpikir dua kali ketika ingin mengajak anak ikut merayakan Hari Valentine. Dengan alasan untuk mempertahankan berat badan ideal anak, bisa saja bunda tidak ingin mengajak anak merayakan Valentine. Karena bunda tahu akan ada banyak sekali makanan yang mengandung cokelat. Atau bahkan semuanya berbahan cokelat.

Kekhawatiran tersebut memang sangat bisa dipahami. Seperti penjelasan para ahli kesehatan, cokelat itu mengandung gula yang begitu tinggi. Inilah yang bisa menyebabkan berat badan naik, tak terkecuali berat badan balita.

Namun, bunda juga harus membuka wacana baru. Ternyata, cokelat juga digunakan sebagai program diet. Artinya, cokelat juga menurunkan berat badan.

Cokelat Bisa Bikin Gemuk, Bisa Juga Bikin Kurus

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kandungan gula yang begitu tinggi di dalam cokelat disinyalir menyebabkan berat badan naik. Jadi, jika bunda ingin mempertahankan berat badan ideal balita, ini menjadi alasan yang tepat ketika bunda melarang anak mengkonsumsi cokelat.

Akan tetapi ada fakta terbaru. Ternyata, cokelat juga bisa menurunkan berat badan. Jadi, ada alasan mengapa bunda tidak perlu khawatir nanti berat badan anak naik setelah makan cokelat di Hari Valentine.

  • Cokelat Hitam

Memang ada cokelat yang bisa membuat berat badan naik signifikan. Namun, ini bukan cokelat hitam. Bukannya menaikkan berat badan tapi sebaliknya. Untuk itu, jika bunda ingin memastikan berat badan anak ideal, bunda bisa pilihkan cokelat yang berwarna hitam atau yang sering disebut dengan dark chocolate.

Pasalnya, di dalam cokelat hitam ini, kandungan gulanya rendah. Ini jenis cokelat dengan kandungan gula paling rendah dibandingkan dengan jenis cokelat lainnya.

Namun, apakah anak bunda suka? Rasanya tidak begitu manis. Cenderung sedikit ada rasa pahit. Namun, tidak ada salahnya jika bunda memperkenalkan cokelat hitam ini kepada sang buah hati.

  • Diimbagin Dengan Makanan Yang Lain

Sebenarnya, yang membuat cokelat gemuk itu tidak hanya kandungan gulanya saja. Setelah makan satu potong cokelat, anak akan cenderung ingin makan lagi dan lagi. Ini memang salah satu efeknya. Oleh sebab itu, bunda bisa imbangi dengan cara memberikan jenis makanan yang lain. Ketika perayaan Hari Valentine, berikan makanan yang lain. Atau bunda bisa bawakan susu. Ini akan membuat balita bunda merasa kenyang sehingga tidak mau terus menerus makan cokelat.

  • Buat Minuman Cokelat

Minuman cokelat itu lebih aman daripada cokelat yang sudah berbentuk batang. Apalagi jika bunda buatkan minuman cokelat tanpa gula. Jelas ini tidak akan membuat anak mengalami kelebihan berat badan. Ketika acara Valentine nanti, bunda bisa pilihkan minuman cokelat hangat atau dingin untuk sang buah hati.

Itulah yang bisa bunda lakukan agar berat badan anak tetap ideal. Dan sudah banyak orang yang menerapkan diet cokelat dengan cara tersebut. Hasilnya, berat badan mereka stabil. Bahkan, yang mengalami kelebihan berat badan, masalah tersebut bisa teratasi.

Yang Seharusnya Dikhawatirkan Ketika Anak Makan Cokelat

Mungkin bunda masih khawatir jika cokelat membuat berat badan anak naik menjadi tidak ideal. Padahal, jika bunda melakukan antisipasi dengan cara tersebut di atas, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan berat badan ideal anak.

Yang seharusnya bunda khawatirkan adalah gigi berlubang. Cokelat itu seperti permen. Kandungan gulanya bisa menempel lama pada gigi yang bisa berakibat pada gigi berlubang. Itulah mengapa setelah selesai merayakan Hari Valentine nanti, bunda sebaiknya segera meminta anak menggosok gigi. Pastikan gigi digosok benar-benar bersih. Tidak ada gula yang masih menempel pada gigi.

Selain itu, cokelat juga bisa menyebabkan diare. Ini yang sebenarnya harus diantisipasi. Makanya, sebaiknya bunda membawa minuman yang mengandung oralit. Bawa juga buah pisang. Oralit dan buah pisang bisa menjadi penolong pertama ketika anak lemas dan mengalami diare.

Menurut para ahli, tidak jarang orang yang mengalami diare setelah makan cokelat. Apalagi anak-anak yang sangat mudah mengalami alergi. Mereka yang terkena diare setelah makan cokelat biasanya disebabkan tubuhnya intoleran terhadap laktosa. Selain itu, ada juga yang sistem pencernaannya mengalami masalah. Apapun itu, oralit dan juga buah pisang akan meringankan diare.

Jadi, masih ada yang dikhawatirkan dengan berat badan ideal balita? Seharusnya tidak. bunda bisa dengan tenang mengajak sang buah hati ikut merayakan Hari Valentine. Pilihkan cokelat hitam yang kandungan gulanya rendah. Imbangi dengan mengkonsumsi makanan lain selain cokelat.

Yang perlu bunda lakukan adalah menggosok gigi si kecil setelah pulang dari pesta perayaan Hari Valentine. Pastikan sudah tidak ada lagi noda cokelat pada gigi karena itu bisa menyebabkan gigi berlubang.

Valentine tahun ini bisa bunda jadikan momen untuk mengajarkan kepada anak pentingnya berbagi kasih dengan orang lain. Bunda bisa mengajarkan bagaimana si kecil harus berbagi hadiah kepada orang lain.

Bisa saja Valentine tahun ini bunda rayakan di rumah. Dekorasi rumah dengan ornamen sederhaana. Undang para saudara jauh yang selama ini jarang bertemu. Jadikan momen Valentine ini sebagai momen di mana ikatan silaturahmi antar anggota keluar semkain kuat.

Karena bunda yang menjadi tuan rumah, tentu bunda bisa memilihkan hidangan apa yang akan bunda sajikan. Agar berat badan anak ideal meskipun makan cokelat banyak, bunda bisa pilih cokelat hitam dengan kualitas terbaik dan minuman cokelat tanpa gula untuk si kecil dan juga seluruh tamu undangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*