Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak: Autisme

deteksi dini tumbuh kembang anak
Sumber: JakartaKita

Ibu-ibu.net – Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah autisme atau anak autis. Belum banyak orang yang mengetahui tentang autisme karena kurangnya pengetahuan pada masyarakat. Autisme sendiri merupakan gangguan neurodevelopmental dengan ketidakseimbangan interaksi sosial, komunikasi verbal dan non verbal serta perilaku yang terbatas atau berulang-ulang. Ibu dan Ayah biasanya mengetahui tanda autisme pada usia satu atau dua tahun. Awalnya anak autis hanya dianggap mengalami keterlambatan bicara, namun sebenarnya mereka bermasalah dalam komunikasi verbal. Autisme adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak. Hal ini yang mewajibkan Ibu dan Ayah melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak.

Ibu dan Ayah harus memperhatikan tiap tahap perkembangan anak. Dengan deteksi dini tumbuh kembang anak maka gejala autis bisa segera diketahui dan dilakukan pengobatan. Hingga saat ini kepastian mengenai autisme belum juga terpecahkan. Para ilmuwan menyatakan bahwa autisme terjadi akibat kombinasi berbagai faktor, termasuk faktor genetik yang dipicu faktor lingkungan, seperti penjelasan berikut ini :

1. Genetik

Penelitian para ahli memiliki bukti kuat yang menyatakan perubahan dalam gen berkontribusi pada terjadinya autisme. Menurut National Institute of Health, perubahan dalam gen berkontribusi pada terjadinya autisme. Keluarga yang memiliki satu anak autisme memiliki peluang 1-20 kali lebih besar untuk melahirkan anak lain yang juga menyandang autisme. Para ahli mengidentifikasi sebanyak 20 gen yang menyebabkan gangguan spektrum autisme. Perkembangan dan pertumbuhan otak sangat dipengaruhi gen tersebut.

2. Pestisida

Beberapa riset menemukan, pestisida akan mengganggu fungsi gen di sistem saraf pusat manusia. Menurut Dr Alice Mao, profesor psikiatri, paparan zat kimia dalam pestisida berdampak pada mereka yang punya bakat autisme.

3. Obat-obatan

Ibu hamil yang menonsumsi obat-obatan jenis valproic dan thalidomide selama kehamilan, berisiko melahirkan anak dengan autisme. Valproic acid adalah obat yang dipakai untuk penderita gangguan mood dan bipolar disorder. Sedangkan thalidomide adalah obat generasi lama yang dipakai untuk mengatasi gejala mual, muntah, kecemasan, serta insomnia selama kehamilan.

4. Usia orangtua

Semakin tua usia orangtua saat memiliki anak, makin tinggi risiko anak mereka menderita autisme. Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2010 menemukan bahwa perempuan yang berusia 40 tahun memiliki risiko 50% memiliki anak autisme dibandingkan dengan perempuan berusia 20-29 tahun. Menurut Alycia Halladay, Direktur Riset Studi Lingkungan Autism Speaks, memang belum diketahui dengan pasti hubungan autisme dengan usia orangtua. Namun, hal ini diduga terjadi karena adanya faktor mutasi gen.

5. Perkembangan otak

Pada area tertentu di otak yaitu serebal korteks dan cerebellum yang bertanggung jawab pada konsentrasi, pergerakan dan pengaturan mood, sangat berkaitan dengan munculnya autisme. Ketidakseimbangan neurotransmiter, seperti dopamin dan serotonin di otak juga dianggap sebagai salah satu pemicu autisme.

Ibu dan Ayah boleh saja bersedih jika memiliki anak yang mengalami autis, tapi yakinlah mereka anak istimewa. Hanya seorang Ibu dan Ayah luar biasa yang diberi anugerah anak istimewa. Walaupun anak autis merupakan anak berkebutuhan khusus, namun mereka mempunyai banyak kelebihan. Anak autis memiliki kelebihan visual yang kuat, otak lebih besar, dan tingkat kecerdasan tinggi. Dengan deteksi dini tumbuh kembang anak dan menuntunnya untuk mengeksplorasi dunia, Ibu dan Ayah akan mampu mengembangkan kelebihan yang dimiliki anak autis.

Beberapa penyandang autis bahkan telah menjadi ilmuwan besar bahkan tokoh dunia, misalnya Isaac Newton, Albert Einstein, Charles Darwin, Mozart, Thomas Jefferson, dan masih banyak yang lainnya. Kecerdasan tokoh-tokoh tersebut tak diragukan lagi oleh dunia. Mereka juga telah menyumbangkan banyak karya keilmuan mupun kepemimpinan di dunia. Jadi autisme bukanlah kutukan, aib atau musibah. Autis adalah keistimewaan yang diberikan Tuhan pada anak-anak tertentu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*