Ini Dia Penyebab Bayi Sungsang Yang Perlu Bunda Ketahui!

bayi sungsang
Sumber: Edukia

Bunda, pernahkah mendengar istilah bayi sungsang?

Pastinya sudah kan bunda? Istilah ini sangat populer tentunya dikalangan bunda-bunda semua. Karena kasus bayi sungsang ini terjadi di masyarakat. Bahkan ada informasi yang menyatakan bahwa 3-4 persen dari semua kehamilan mengalami bayi sungsang.

Bagaimana bayi sungsang bisa terjadi?

Sungsang ini terjadi akibat posisi bayi berada tidak semestinya. Normalnya bayi akan berpindah posisi beberapa minggu sebelum kelahiran, kepala bergerak ke bawah dan mendekati jalan kelahiran. Sedangkan pada kasus sungsang, kaki atau pantat yang berada di jalan lahir.

Apa sajakah jenis bayi sungsang?    

Sungsang sendiri dibedakan menjadi tiga berdasarkan posisi di dalam rahim. Berikut perbedaan ketiganya.

  1. Complete breechterjadi jika bagian pantat mengarah ke bawah dengan kaki terlipat di lutut dan berada di dekat pantat.
  2. Frank breech ini terjadi jika pantat bayi mengarah ke jalan lahir dengan kaki menempel lurus di depan tubuhnya dan berada di dekat kepala.
  3. Footling breechterjadi jika satu atau dua kaki bayi mengarah ke bawah.

Apa sajakah penyebab dari bayi sungsang?

Sebenarnya tidak ada yang bisa mengatakan dengan tepat dan pasti mengapa bunda bisa mengalami kehamilan sungsan ini, bahkan dokter kandungan sekalipun. Namun, American Pregnancy Association menyatakan ada beberapa alasan mengapa bayi memposisikan dirinya secara “salah” di rahim. Berikut beberapa alasaan tersebut.

  1. Wanita yang pernah hamil beberapa kali.
  2. Kehamilan bayi kembar lebih dari dua.
  3. Pernah melahirkan bayi prematur pada kehamilan sebelumnya.
  4. Jika rahim memiliki terlalu banyak atau sedikit cairan amnion, sehingga bayi memiliki ruang ekstra untuk bergerak di dalam rahim atau sebaliknya tidak cukup cairan untuk bergerak.
  5. Memiliki rahim yang tidak normal atau mengalami komplikasi, seperti fibroid.
  6. Terkena plasenta previa.

Pemeriksaan apa sajakah yang bisa bunda lakukan untuk mengetahui bunda mengalami bayi sungsang atau tidak?

Bayi sungsang dapat didiagnosa jika bunda memeriksakan diri beberapa minggu sebelum tanggal perkiraan lahir, dokter akan meletakkan tangannya di perut bagian bawah bunda untuk menemukan kepala, punggung, dan bokong bayi. Jika bayi kemungkinan berada diposisi sungsang, dokter akan menggunakan USG untuk mengkonfirmasi dugaan tersebut.

Dokter juga menggunakan sinar-x khusus untuk menentukan posisi bayi secara tepat dan ukuran panggul bunda untuk menentukan apakah persalinan secara normal bisa dilakukan dengan aman dan tidak menganggu kesehatan bayi dan bunda.

Dapatkah mengubah posisi bayi sungsang?

Jika bunda sudah mengetahui jika posisi bayi sungsang, bunda bisa berkonsultasi dengan dokter antara usia kehamilan ke-32 dan ke-37 untuk mengubah posisi bayi. Metode untuk mengubah posisi bervariasi dari mulai menggunakan teknik medis hingga teknik natural. Setiap metode pun memiliki tingkat keberhasilan yang bervariasi.

Bagaimana bunda bisa melahirkan jika terjadi bayi sungsang? Normal atau Caesar?

Banyak dokter tidak merekomendasikan persalinan normal jika bayi dalam posisi sungsang, pasti melalui persalinan caesar. Sebab jika dipaksakan persalinan normal maka potensi untuk terjadi prolaps tali pusat, sehingga dapat menyebabkan suplai darah dan oksigen ke bayi terganggu.

Namun, dalam kondisi tertentu ada beberapa dokter yang merekomendikan persalinan normal. Kondisi tersebut diantaranya:

  • Bayi dalam keadaan posisi frank breech.
  • Bayi tidak mengalami kelainan, detak jantung normal.
  • Serviks bunda melebar saat bayi siap dilahirkan.
  • Bayi tidak terlalu besar dan panggul pas untuk jalan lahir.

Perlengkapan untuk persalinan caesar tersedia jika terjadi keadaan yang mendesak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*