Mengatur Posisi Menyusui yang Benar Anti Sakit

Posisi Menyusui yang Benar
Sumber: Medela.com

Ibu-ibu.net – Masalah yang sering diraskan seorang ibu yang menyusui anaknya adalah seringnya terjadi puting susu yang terasa sakit dan perih. Akibat situasi ini, tidak jarang jika proses pemberian ASI akan terganggu. Entah ibu tidak sanggup lagi menahan rasa sakit saat menyusui sehingga menghentikannya begitu saja padahal buah hati belum merasa kenyang. Bahkan bisa terjadi perasaan enggan untuk memberikan ASI. Sebenarnya rasa sakit ini bisa diatasi dengan cara melakukan posisi menyusui yang benar.

Posisi menyusui yang benar akan mengurangi resiko rasa sakit pada saat menyusui. Biasanya, ada beberapa akibat yang disebabkan oleh rasa sakit ini, seperti puting susu yang luka, payudara yang terasa penuh, terjadi peradangan pada payudara akibat saluran susu yang tersumbat,dan  puting susu yang telalu sensitif terhadap dingin. Ibu harus pintar-pintar dan mencoba banyak posisi agar rasa sakit itu berkurang atau tidak pernah terjadi sama sekali pada Ibu.

Seperti yang dikatakan tadi, salah satu penyebab sakit pada saat menyusui adalah akibat payudara terasa penuh. Hal ini disebabkan karena Ibu belum menyalurkan ASI kepada bayi sesuai dengan waktunya. Jadi, sebenarnya seberapa sering Ibu harus menyusui bayi agar tidak terjadi hal seperti ini? ASI diproduksi mengikuti kebutuhan bayi dan sesuai dengan jadwal yang telah Ibu terapkan setiap kali menyusui, maka pastikan Ibu jangan telambat untuk mematuhi aturan pemberian ASI yang telah Ibu buat.

Posisi yang nyaman dan benar, berbeda-beda pada setiap Ibu. Yang harus Ibu lakukan adalah mencoba berbagai gaya dan posisi, agar tidak menyakitkan untuk Ibu namun juga bayi tetap merasa nyaman.

Cradle hold

Posisi menyusui seperti banyak dilakukan oleh para Ibu. Dimana Ibu akan menyusui dengan cara menggendong bayi dan meletakan kepalanya di siku Ibu. Sebaiknya, jika menggunakan posisi ini, duduklah di kursi yang memiliki sandaran tangan, sehingga Ibu bisa meletakan siku Ibu di atas tangan kursi. Untuk yang lebih nyaman, taruhlah bantal di tangan kursi atau bisa juga dengan menumpuk beberapa bantal. Gendong bayi dipangkuan dengan membuatnya berbaring, pinggul harus sejajar dengan perut Ibu. Jika dia menyusu di sebelah kanan letakan kepalanya pada tangan kanan Ibu, begitu juga sebaliknya. Tangan Ibu yang dapat bergerak bebas gunakan untuk menyangga leher, punggung dan pantatnya.

Cross Cradle Hold

Posisi ini tidak jauh berbeda dengan cradle hold. Ibu meggendongnya dipangkuan dengan membuatnya berbaring. Sejajarkan pinggulnya dengan perut Ibu. Hanya saja, cara ini berbeda dibagian tangan Ibu sebagai penyangga. Jika anak Ibu menyusu di sebelah kiri, maka gunakan tangan kanan untuk menopang kepala, punggung dan pantatnya. Begitu juga halnya jika dia menyusu di sebelah kanan, tangan kiri Ibulah yang menyangga bagian belakang tubuhnya

Football Hold

Menyusui dengan cara football hold yaitu dengan memegang bayi di samping tubuh Ibu. Jadikan bantal atau sesuatu yang empuk sebagai alas punggung bayi. Letakan kepalanya tepat di payudara Ibu dan sangga kepalanya dengan telapak tangan. Tangan Ibu yang lain, bisa Ibu gunakan untuk membantunya menyusu dengan cara mengangkat sedikit payudara Ibu agar tidak menghimpit wajahnya.

Menyusui memang satu tahap yang membahagiakan. Melakukannya dengan posisi menyusui yang benar, tidak akan mengurangi perasaan indah ini. Pada saat menyusui, Ibu bukan hanya memberikan asupan yang pantas untuk si buah hati, namun ketika Ibu memberikan ASI secara langsung, ada ikatan kedekatan yang terjalin. Selain itu, Ibu juga harus memperhatikan anjuran dan pantangan selama menyusui, ini semua demi perkembangan dan pertumbuhan buah hati Ibu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*