Menu Sahur dan Berbuka, Menu MPASI

makanan pendamping ASI
Sumber: Babygogo

Ibu-ibu.net – Pada saat bulan puasa, Bunda tentunya tidak mau ribet memikirkan olahan makanan pendamping ASI atau MPASI. Berbagai menu simpel akan menjadi pilihan buat Bunda dalam mengolah MPASI. Nah, kalau Bunda anti ribet dalam mengolah MPASI, Bunda dapat mempertimbangkan beberapa sajian berikut yang biasanya juga disajikan selama buka puasa maupun sahur.

Pernahkah Bunda menyajikan roti bakar sebagai hidangan berbuka maupun hidangan cepat saat sahur? Tapi, apakah Bunda pernah kepikiran untuk menjadikannya makanan tambahan ASI buat si kecil? Nah, kalau belum, sebaiknya Bunda mulai mempertimbangkan menu ini ya.

Roti bakar yang diolah dengan benar, tidak hanya menjadi sajian sederhana yang enak, namun juga kaya gizi. Tentunya tidak sulit mendapatkan bahan-bahan membuat roti bakar, kan? Bunda harus sedia roti di rumah, lengkap dengan isian yang bisa menambah nilai gizi roti tersebut. Rotinya boleh roti apa saja, boleh roti tawar, roti tawar kupas, maupun roti tawar gandum. Untuk membuat isiannya, Bunda dapat menyesuaikan dengan selera. Sebagai contoh, Bund adapt menggunakan isian omelette ke dalam roti bakar tersebut. Untuk membuatnya lebih bergizi, coba buat omelette dengan campuran susu dan potongan sayur, seperti wortel, daun bawang, maupun bayam. Dengan begitu, Bunda tidak hanya menawarkan sajian yang lezat, tapi juga bergizi buat si kecil.

Selain roti bakar, Bunda dapat pula memasak makanan western atau barat buat si kecil. Siapa yang belum kenalan dengan Fettucini? Pasta pipih ini tidak hanya mudah dicerna ketimbang mie instan, namun juga mudah menggugah selera si kecil. Kalau Bunda biasa menyajikan makanan sejenis ini pada saat makan malam berbuka puasa, tidak ada salahnya mengenalkan makanan ini pada si kecil.

Fettucini diolah dengan cara direbus sampai matang dan diberi berbagai macam saus. Salah satu saus favorit dalam mengolah pasta adalah saus Bolognese yang terbuat dari tomat, bawang bombay dan daging sapi cincang. Namun, kalau Bunda merasa saus tersebut kurang memiliki nilai gizi, Bunda tidak perlu membuatnya. Bunda cukup merebus beberapa jenis bahan makanan seperti: wortel, sosis, jagung pipil, dan lain sebagainya. Tata sedemikian rupa di atas piring supaya si kecil makin tertarik untuk mencobanya., ya.

Terakhir, ada hidangan penutup yang tidak mungkin ditolak oleh si kecil, yaitu puding. Puding memang telah sejak lama menjadi pilihan MPASI karena prosesnya yang mudah dan teksturnya yang mudah dicerna oleh si kecil. Jia pada umumnya Bunda menyajikan puding sebagai menu takjil, kali ini Bunda juga harus membawanya ke meja makan si kecil sebagai menu MPASI yang tidak kalah menarik dari menu lainnya.

Seringkali puding yang kita buat hanya terbuat dari susu dan tambahan perisa. Namun sebenarnya, terdapat beberapa bahan tambahan lain, seperti jamur atau wortel yang dapat dicampurkan ke dalam puding dan menambah nilai gizinya.

Jika Bunda pernah mendengar puding wortel, maka tidak ada salahnya mencoba menu ini sebagai menu makanan pendamping ASI buat si kecil. Puding yang akan berwarna jingga tentunya akan menarik nafsu makan si kecil dan membuatnya lahap. Namun sebelum itu, Bunda perlu memelajari bagaimana caranya agar mengolah wortel dapat menjadi manis dan tidak getir buat si kecil. Sebagai salah satu alternatif, Bunda dapat membuat vla dari susu kental manis supaya si kecil tetap lahap memakan makanan penutup yang terbuat dari sayuran ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*