Perbedaan Antara Pompa ASI Elektrik dan Pompa ASI Manual

pompa asi elektrik
Sumber: Pinterest

Ibu-ibu.net – Para ibu menyusui yang juga bekerja di luar rumah, pasti sudah tak asing lagi dengan pompa asi yang sangat membantu agar bayi dapat tetap menikmati ASI eksklusif. Pompa ASI terbukti sangat memudahan para ibu menyusui untuk memompa ASI-nya. Pompa ASI terbagi dalam dua jenis, yakni pompa ASI elektrik dan pompa ASI manual. Lalu, apa beda di antara keduanya?  Berikut ulasannya untuk Ibu.

Pompa ASI Manual

Sebagian ibu menyusui berpendapat bahwa pompa ASI manual dapat memberikan kemudahan karena cara penggunaannya yang sederhana. Tak hanya itu, pompa ASI manual juga biasanya didesain dengan bentuk dan ukuran yang nyaman dan juga ringan. Bila Ibu termasuk dalam kategori ibu menyusui yang tak terlalu sering memompa ASI, maka pompa ASI manual merupakan pilihan yang tepat untuk Ibu.

Selain desain yang sederhana, banyak ibu menyusui setuju bahwa penggunaan pompa ASI manual hampir persis sama dengan isapan bayi ketika menyusui sehingga dapat mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan juga . Karena proses yang terkesan alami inilah, membuat sebagian ibu menyusui merasa aman dan nyaman ketika menggunakannya. Selain itu, Ibu juga dapat mengontrol sendiri kecepatan memompa, sehingga dapat meminimalkan rasa kurang nyaman hingga sakit berlebihan.

Satu kelebihan dari pompa ASI manual yang tak kalah pentingnya adalah harga yang lebih terjangkau dan aman di kantong dibandingkan dengan pompa ASI elektrik.

 

Pompa ASI Elektrik

Penggunaan pompa ASI elektrik lebih disarankan bagi ibu menyusui yang harus memompa ASI sesuai jadwal setiap hari, karena pompa ASI elektrik lebih cepat dalam memompa dibandingkan dengan pompa ASI manual. Tentunya, hal ini dapat mempersingkat waktu Ibu di antara kesibukan harian di luar rumah.

Dari segi harga, pompa ASI elektrik tentunya memiliki konsekuensi yang lebih mahal, karena beberapa keunggulan yang dimilikinya. Bahkan, harga sebuah pompa ASI elektrik juga ditentukan dari fitur yang terdapat di dalamnya seperti,

  • Fungsi double pumpatau pompa ganda yang memungkinkan Ibu untuk memompa kedua payudara dalam satu waktu yang sama
  • Jenis isapan yang dapat disesuaikan sehingga bisa meniru seperti isapan bayi pada payudara Ibu.
  • Jumlah isapan per menit juga dapat disesuaikan dengan keinginan
  • Kecepatan pompa bisa diatur sehingga bisa lebih cepat dilakukan dibandingkan pompa ASI manual. Pompa ASI elektrik juga bergerak secara otomatis, sehingga tidak membuat Ibu lelah.

Namun, dari sekian banyak fitur yang memudahkan Ibu, pompa ASI elektrik ternyata lebih sulit untuk dibawa kemana-mana karena membutuhkan batrei atau listrik, dan juga berisik.

Banyak hal yang patut Ibu pertimbangkan untuk memilih pompa ASI yang tepat, karena terdapat banyak sekali model pompa ASI yang tentunya hadir dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Sebaiknya, Ibu mempertimbangkan beberapa hal berikut ini agar tidak salah memilih pompa ASI dan bisa disesuaikan dengan kondisi Ibu.

  1. Jika Ibu termasuk dalam kategori ibu menyusui yang lebih sering memompa ASI, maka sebaiknya jika Ibu menggunakan pompa ASI elektrik karena tentunya lebih memudahkan menghemat waktu. Jika Ibu hanya sewaktu-waktu saja dalam memompa, maka akan lebih bijak jika menggunakan pompa ASI manual
  2. Pompa ASI elektrik akan jauh lebih be rguna bagi para ibu menyusui yang kebetulan bekerja di luar rumah dalam waktu tertentu karena lebih cepat, sehingga tidak perlu meninggalkan pekerjaan terlalu lama. Namun, Ibu harus memperhatikan daya batrei, jangan sampai lupa mengisinya agar kegiatan memompa ASI tidak terganggu. Tetapi, jika Ibu lebih sering bepergian dalam jangka waktu lama dan jauh, alangkah lebih baik jika menggunakan pompa ASI manual karena tidak memerlukan daya dan ringan untuk dibawa kemana saja.
  3. Pilih corong pompa ASI yang sesuai dengan ukuran payudara, sehingga Ibu pun nyaman ketika memompa ASI.
  4. Dan yang terakhir, serta tak kalah pentingnya adalah harga pompa ASI yang Ibu pilih haruslah sesuai dengan kondisi keuangan agar tidak terlalu mengganggu anggaran belanja keluarga.

Demikian perbedaan antara pompa ASI elektrik dengan pompa ASI manual. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*