Puasa Berpengaruh Baik Pada Masa Subur

masa subur
Sumber: Mothercare

Ibu-ibu.net – Merencanakan untuk membangun sebuah keluarga bisa menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan dan ditunggu-tunggu pagi pasangan suami istri. Dimulai dari mengecek masa subur, konsepsi hingga persalinan, kedua calon ayah dan bunda bisa mengalami berbagai tantangan dan emosi bisa bercampur aduk. Was-was, mual, kurang tidur dan masih banyak lagi. Namun semuanya berharga karena bisa memeluk si kecil di pelukan dan membesarkannya.

Sayang sekali tidak semua pasangan memiliki kemudahan dalam memiliki momongan. Isu kesehatan dan tingkat stress karena kehidupan sehari-hari bisa mempengaruhi kesuburan. Akhirnya mereka sulit memiliki anak dengan cara normal. Karena pada dasarnya konsepsi hanya bisa terjadi ketika wanita bisa menghasilkan sel telur yang sehat setiap bulannya dan bertemu dengan sperma pria perlu cukup banyak, kuat dan sehat ketika berhubungan. Bila kehamilan tak kunjung terjadi, berarti pasangan ini bisa dinyatakan tidak subur. Baik dari pihak pria, wanita atau kedua belah pihak.

Faktor-Faktor yang mempengaruhi tingkat kesuburan

Bisakah kesuburan ditingkatkan? Tentu bisa kalau kita sudah penyebabnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi sulit tidaknya memiliki anak adalah

  1. Pola makan
  2. Olahraga
  3. Berat badan
  4. Kondisi kesehatan
  5. Level stress
  6. Kondisi emosi dan mental
  7. Genetik
  8. Racun di dalam darah

Banyak sekali cara untuk menyembuhkan ketidaksuburan tetapi tidaklah murah dan bisa sangat melelahkan prosesnya. Nah, sebelum buru-buru mengunjungi berbagai klinik yang menawarkan program kesuburan, pasangan suami istri bisa mencoba cara paling cepat dan efektif untuk meningkatkan kesuburan. Yaitu puasa detox.

Puasa detox ini akan membersihkan badan secara keseluruhan sehingga badan bisa menyembuhkan dan menumbukan sel-sel yang sehat. Puasa memungkinkan racun-racun untuk dibersihkan dari sel tubuh, hormon diseimbangkan kembali dan hati akan membersihkan tubuh kita dari Cortisol yang disebabkan stress dan bahan asing dalam tubuh dari produk kimia, plastik dan pestisida. Bagus banget ya.

Ketika tubuh bersih dari cortisol dan bahan-bahan asing; penyakit pencernaan berkurang, semua organ diperbaharui, gula darah normal, sistem imunisasi tubuh meningkat, tidak lagi tegang dan sistem reproduksi pun kembali normal. Di antara semuanya ini tentu badan yang sehat kembali menyebabkan tingkat kesuburan meningkatkan. Bahkan memungkinkan mungkin sekali masa subur wanita semakin panjang.

Cara fasting detox tentu sangat beragam. Namun beberapa hal yang bisa dilakukan adalah mengurangi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi atau gula buatan. Seperti nasi, mie, kue dan lain sebagainya. Sekelompok mahasiswa telah berhasil membuktikan kalau mengurangi karbohidrat bisa memperpanjang masa subur. Selain itu pasutri perlu mengurangi makanan berlemak dan santan yang sulit dicerna oleh tubuh. Makanan berlemak justru membuat puasa terasa sangat melelahkan. Junk food atau makanan yang telah diolah pabrik juga perlu dihilangkan dari daftar belanjaan sekalipun gampang diperoleh dan dimasak. Ucapkan juga selamat tinggal pada cemilan-cemilan.

Sebaliknya mulailah konsumi buah-buah dan sayur yang banyak. Tambahkan protein nabati dan hewani dalam porsi yang sesuai tetapi tidak digoreng. Dan cukupkan diri dengan istirahat, sholat dan berbuat kebajikan.

Bulan puasa memang godaannya banyak ya. Tidak hanya menahan diri dari amarah, kita juga kudu menahan diri dari makanan enak yang biasa kita nikmati. Apalagi banyak jajanan yang dibuka khusus di bulan puasa saja. Namun jangan lupa ya, habis ini kita akan merayakan kemenangan, kondisi kesehatan yang semakin baik dan semoga mendapat momongan yang diidam-idamkan karena masa subur telah diperbaiki. Mari berjuang bersama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*