Info Sangat Penting Seputar Alergi Bayi Yang Ibu Wajib Ketahui

Ibu-ibu.net – Sudah banyak yang membahas seputar alergi si Kecil. Akan tetapi, tetap saja banyak orang tua yang tidak tahu bagaimana mengatasi alergi. Bahkan, ada juga yang tidak bisa membedakan antara alergi bayi dengan gatal-gatal biasa mengingat gatal-gatal sering dijadikan tanda bahwa anak mengalami alergi.

Lalu, apakah itu disebabkan karena kurang jelasnya informasi mengenai alergi pada anak? Sepertinya tidak. Ibu bisa cek saja di internet. Bahkan, banyak juga pakar kesehatan anak yang membahas tentang alergi si kecil melalui akun media sosial mereka. Ini tidak lain untuk mengedukasi masyarakat mengenai apa itu alergi dan bagaimana mengatasi masalah tersebut.

Jadi, jelas bukan kurangnya penjelasan dari para ahli. Bisa jadi karena masih adanya kebingungan para orang tua mengenai alergi pada anak ini. Mungkin ibu juga masih bingung tentang hal ini? Berikut ini hal sederhana yang perlu ibu ketahui agar ibu tahu apa itu alergi.

Lakukan Deteksi Alergi

Salah satu kesulitan yang sering dialami oleh orang tua adalah membedakan antara alergi dengan penyakit biasa. Pasalnya, ada beberapa tanda alergi yang sama dengan tanda gangguan kesehatan lainnya. Contohnya saja gatal-gatal. Tidak semua anak yang mengalami gatal-gatal itu alergi kan, bu?

Untuk itu, ada baiknya ibu tahu bagaimana cara melakukan deteksi alergi. Ini hal pertama yang penting untuk diketahui seputar alergi anak.

Bagaimana cara deteksi alergi? Caranya dengan mencari jawaban apakah ada allergen atau sesuatu yang menyebabkan anak alergi. Coba ibu perhatikan hal apa yang selalu dilakukan sehingga anak alergi. Apakah anak alergi setelah minum susu? Jika ya, itu artinya anak alergi terhadap susu.

Namun, ada juga allergen lainnya seperti udara dingin, debu, makan makanan tertentu, dan lain sebagainya. Maka dari itu, penting sekali bagi ibu untuk melakukan deteksi alergi dengan cara mencari pola yang sering terjadi ketika anak alergi. Dengan cara tersebut, ibu akan tahu apa penyebab alergi pada anak.

Faktor Risiko Anak Alergi

Deteksi dini adanya potensi alergi pada anak memang sangat diperlukan. Setidaknya ini baik untuk mencegah alergi semakin buruk. Pasalnya, tidak jarang balita yang mengalami alergi ternyata merambah ke masalah kesehatan lainnya, seperti panas yang tinggi hingga menyebabkan kejang-kejang. Tentunya kejang-kejang ini bukan disebabkan alergi melainkan karena suhu tubuh yang sangat tinggi. Akan tetapi, secara tidak langsung ada kaitannya antara dua masalah tersebut.

Namun, melakukan deteksi dini tidaklah cukup. Ibu harus tahu juga faktor risiko anak alergi. Menurut ahli kesehatan, setidaknya ada tiga faktor risiko utama yang menyebabkan anak mengalami alergi.

  1. Faktor Genetik

Sama halnya dengan beberapa masalah kesehatan lainnya, alergi juga ternyata bisa dipengaruhi oleh genetika. Anak yang memiliki kedua orang tua yang alergi terhadap sesuatu 60% berisiko terkena alergi yang sama pula. Oleh sebab itu, orang tua harus tahu betul info tentang alergi si kecil ini. Jika ibu juga memiliki alergi, hati-hati ya bu.

  1. Lingkungan

Angka 60% anak alergi karena faktor genetik bukanlah angka yang tinggi. Faktanya, risiko anak karena udara yang dipenuhi dengan asap rokok mencapai 70%. Makanya, orang tua yang merupakan perokok sebaiknya tahu mengenai hal ini. Rasanya aneh jika seorang ayah menggendong anak sambil merokok. Hal tersebut tidak hanya bisa menyebabkan anak mengalami masalah pernafasan tapi juga berisiko terkena alergi.

  1. Perubahan Mikroba Usus

Apakah sang buah hati dilahirkan melalui operasi caesar? Jika ya, besar kemungkinan alergi yang dialami si kecil disebabkan oleh hal tersebut. Ini berkaitan dengan perubahan mikroba yang ada pada usus.

Dan hal lain lagi adalah antibiotik. Semakin sering anak mendapatkan antibiotik ternyata bisa meningkatkan risiko alergi lho bu.

Itulah info seputar alergi si kecil yang wajib ibu ketahui. Setidaknya, dengan info tersebut di atas, ibu semakin tahu bagaimana agar anak terhindar dari alergi.

Hati-Hati Terhadap Alergi Anak

Mungkin setelah mengetahui info tersebut di atas, ibu tidak lagi menganggap sepele alergi. Dan ibu akan semakin concern terhadap masalah yang satu ini setelah ibu tahu hal paling berbahaya yang bisa terjadi.

Tahukah ibu jika alergi berakibat buruk terhadap psikologis anak? Jika selama ini ibu sering mendengar penjelasan mengenai alergi dan akibatnya terhadap kesehatan fisik, hal yang buruk adalah pengaruhnya pada kesehatan psikis.

Anak yang sering mengalami alergi cenderung memiliki kualitas hidup yang rendah. Hal ini dikarenakan anak tersebut sering stres karena alergi yang sering ia alami. Dan bukan hanya anak saja. Orang tuanya pun bisa mengalami hal yang sama. Mereka stres lantaran harus merawat anak yang sering alergi. Akhirnya, kualitas hidup anak dan juga orang tua menurun.

Itulah mengapa setiap orang tua harus tahu info seputar alergi si kecil. Memang alergi itu hal yang wajar. Hampir setiap anak bisa mengalami hal tersebut. Hanya saja, aneh jika balita masih mengalami alergi. Apalagi jika alergi yang dialami bisa dikatakan sangat sering. Frekuensinya sangat tinggi. Seharusnya, anak balita tidak lagi mengalami alergi mengingat sistem kekebalan tubuhnya semakin kuat. Maka dari itu, jika si kecil sudah balita dan masih sering mengalami alergi, waspada ya bu. Jika perlu, segera konsultasikan dengan dokter anak. Dan yang lebih penting lagi, ibu harus tahu seputar alergi anak, terutama cara pencegahannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*