Mengoptimalkan Perkembangan Anak Usia 4 Tahun Melalui Peduli Lingkungan

Perkembangan Anak Usia 4 Tahun
Sumber: SchoolDays

Ibu-ibu.net – Ketika usia anak 4 tahun, maka ia akan terlihat begitu enerjik, karena memang di usia tersebut, mereka cenderung lebih banyak bicara dan selalu ingin tahu. Ibu tak perlu heran, karena dua hal tersebut memang merupakan salah satu ciri perkembangan anak usia 4 tahun pada umumnya. Mental dan emosional Ibu akan teruji di masa ini, sehingga momen penting bersama si kecil pun nantinya akan menjadi suatu tantangan tersendiri bagi Ibu.

Pada usia ini, anak akan cenderung ingin memperlihatkan pada Ibu tentang sesuatu yang bisa ia lakukan. Secara konstan, ia akan menguji dan mengungkapkan suatu perasaan nyaman dan ketidaknyamanannya terhadap lingkungan. Di saat inilah waktu yang tepat bagi Ibu untuk mengenalkan si kecil tentang kepedulian pada lingkungannya. Hal ini penting lho, Bu, mengingat bahwa dengan mencintai lingkungan maka mereka dapat turut menjaga kelestarian alam di Bumi, sehingga tetap nyaman dan bersih untuk ditinggali. Membiasakan anak-anak untuk peduli dan mencintai lingkungannya dapat dimulai dari rumah dan Ibu sebagai contoh pembimbing mereka. Caranya tidak sulit, bahkan ketika anak telah terbiasa nantinya, maka kebiasaan itu akan terus terbawa hingga sepanjang hidupnya. Berikut ulasannya.

  1. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Hal sederhana yang bisa Ibu lakukan adalah memberi wawasan kepada si kecil apa bahaya jika sampah tidak dibuang pada tempatnya, misalnya seperti membuang sampah di sungai atau melempar sampah sembarangan dari jendela mobil. Ajarkan pula bagaimana cara membedakan antara sampah organik dan sampah non-organik. Ia pasti akan sangat senang bisa berjalan atau berlari dari satu tempat untuk memungut sampah hingga akhirnya ke tempat di mana ia harus membuang sampat tersebut. Perkembangan anak usia 4 tahun sudah sangat mumpuni untuk hal-hal seperti ini, karena kemampuan motoriknya jauh lebih membaik.

  1. Daur Ulang Barang Bekas

Ibu dapat memanfaatkan beberapa barang bekas dan sampah yang bisa didaur ulang agar menjadi salah satu cara kreatif dalam kegiatan bermain dengan anak usia 4 tahun, serta tak perlu terlalu konsumtif membeli berbagai mainan. Ajak anak membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk bali atau membuat tas dari sisa bungkus plastik sabun cuci. Tanamkan pada anak, bahwa dengan memakai bahan-bahan kreatif seperti itu merupakan hal yang baik dan dapat menyelamatkan lingkungan.

  1. Belajar Menanam Tanaman

Ajarkan si kecil untuk mencintai tanaman dan juga pohon sebagai salah satu penopang kehidupan. Tak perlu khawatir jika halaman rumah Ibu tidak terlalu luas, manfaatkan tanaman menggunakan media pot. Ajak si kecil untuk serta merawat tanaman tersebut, lebih baik lagi jika tanaman yang Ibu pilih bisa menghasilkan buah, seperti misalnya tomat. Ia pasti akan sangat antusias, karena imajinasi dan rasa penasarannya pun telah berkembang di usia ini, sebagai salah satu ciri perkembangan anak usia 4 tahun.

  1. Piknik di Alam Bebas

Tak ada salahnya jika Ibu membawa si kecil piknik di alam bebas, sehingga ia akan lebih mudah melihat dan merasakan seperti apa lingkungan yang sehat. Bawa ia ke suatu lokasi yang masih mempertahankan sisi alaminya seperti hutang lindung atau cagar alam. Di sini, Ibu dapat menjelaskan fungsi hutan sebagai paru-paru bumi penghasil oksigen, daerah resapan air, dan juga kegunaan dari batang pohon. Ibu juga dapat menjelaskan dampak tercemarnya air sungai dan laut, termasuk bahaya yang akan diakibatkan dari sampah yang menggenangi perairan. Perkembangan anak usia 4 tahun salah satunya adalah gemar melompat, berayun, dan berlari ke sana kemari. Tentu saja, di tempat seperti ini ia akan bebas bereksplorasi sembari mendengarkan Ibu bercerita tentang alam di sekitarnya. Berada di alam bebas seperti ini juga dapat membantu membangun kepercayaan diri anak usia 4 tahun, karena pastinya ia akan berinteraksi dengan orang lain atau hewan di sekitarnya.

Demikian informasi bagaimana mengoptimalkan perkembangan anak usia 4 tahun dengan mengenalkan kepedulian lingkungan di sekitarnya. Perubahan dan kebiasaan yang kecil seharusnya dimulai dari rumah, sehingga hasil yang besar bisa dinikmati oleh buah hati dan generasi selanjutnya. Dan semoga beberapa kegiatan di atas dapat membantu Ibu untuk mengajarkan anak, betapa alam sangat penting bagi kehidupannya di masa depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*