Penyebab dan Tips Mengatasi Anak Terlambat Berbicara

Mengatasi anak terlambat berbicara
Source: speechbuddy.com

Apabila anak usia 10-15 bulan tidak mampu memahami pembicaraan orang lain, maka dapat dikatakan ana tersebut dikatakan mengalami masalah terlambat bicara. Selain itu, ia juga tidak mampu mengucapka 4-6 kata saat usianya 11-20 bulan dan tidak dapat mengerti pembicaraan orang lain di usia sekitar 24 bulan. Oleh karena itu, dibutuhkan cara yang tepat untuk mengatasi anak terlambat bicara.

Anak yang mengalami keterlambatan dalam hal berbicara sebenarnya juga memiliki sosial-emosional dan perkembangan intelegensi yang normal seperti anak-anak lainnya. Masalah anak terlambat berbicara ini dialami 5-10 persen anak-anak usia pra sekolah. Hal ini juga cenderung terjadi pada anak laki-laki ketimbang anak perempuan.

Keterlambatan bicara pada anak biasanya terjadi karena berbagai faktor, yaitu sbagai berikut:

Mengalami hambatan perkembangan otak

Gangguan pada daerah oral-motor pada otak mengkibatkan ketidakefisienan hubungan di daerah otak yang berperan untuk berbicara. Kondisi ini menyebabkan anak kesulitan menggunakan bibir, lidah, dan rahangnya untuk menghasilkan bunyi.

Mengalami hambatan pendengaran

Masalah pendegaran ada anak biasanya terjadi karena adanya infeksi telinga. Apabila mengalami kesulitan dalam pendengaran, maka otomatis anak akan kesulitan untuk meniru, memahami, dan menggunakan bahasa.

Adanya organ bicara yang abnormal

Organ bicara abnormal yang sering dijumpai adalah lidah yang pendek. Selain itu, bibir sumbing, kelainan bentuk gigi, kelainan rahang bawah, kelainan laring, sert deviasi septum nasi yang mengakibatkan artikulasi huruf menjadi tidk jelas.

Penggunaan dua bahasa atau lebih

Penggunaan dua bahasa atau lebih pada lingkungan si Kecil akan menyebabkan sedikitnya pembendaharaan kata yang dimiliki si Kecil. Mesikpun hal ini tidak sepenuhnya menjadi penyebab keterlambatan bicara, namun faktanya anak yang berada di lingkungan yang menggunakan dua bahasa, lebih lambat dalam hal bebicara.

Pola asuh dan lingkungan

Poa asuh dan lingkungan anak dibesarka merupakan hal yang sangat berpengaruh pada pertumbuhannya termasuk dalam hal berbicara. Kurangnya stimulus yang diterima si Kecil, lingkungan yang sepi, komunikasi yang terbatas antara anak dan orang tuanya, kekurangan gizi, dan sebagainya dapat menyebabkan anak mengalami keterlambatan berbicara.

Lalu bagaimana cara mengatasi anak yang terlambat berbicara? Tindakan utama yang dapat dilakukan Anda yaitu mendatangi dokter, psikolog tumbuh kembang anak, ataupun terapis untuk berkonsultasi mengenai permalahan yang anak Anda alami. Para ahli akan menganalisa dan mengobservasi, mencari tahu penyebab keterlambatan anak Anda dalam berbicara. Terapi awalnya akan mengecek panca indra anak seperti kontak mata, respek suara atau kepekaan bunyi, serta melihat apakah organ bicara si Kecil normal atau tidak.

Langkah selanjutnya adalah membawa anak Anda ke klink tubuh kembang anak atau klinik terapi untuk mengoptimalkan kemampuan si Kecil dalam penguasaan dan pembendaharaan kata. Apabila anak mengalami gangguan pendengaran, penggunaan alat bantu mendengar sejak dini akan sangat membantu terapis ketika memberikan terapi wicara. Sebaiknya cari klinik terapi yang dapat bekerjasama dan tidak pelit ilmu untuk memberikan tindakan apa saja yang dapat dilakukan Anda di rumah untuk menunjang perkembangan anak.

Jadilah terapis bicara bagi anak Anda di rumah. Berikan banyak waktu untuk berkomunikasi dengan anak, gunakan sau bahasa secara konsisten, dan ajak anak untuk bermain di luar agar terlatih untuk bersosialisasi dan terpancing untuk mengeluarkan kata.  Dengan begitu, usaha Anda untuk mengatasi anak terlambat bicara tidak akan mengecewakan serta perkembangan bahasa anak berjalan dengan normal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*