Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan Di Area Sosial

perkembangan bayi 8 bulan
Sumber: Pexel

Ibu-ibu.net – Memiliki anak yang sehat merupakan keinginan setiap ibu. Pada usia bayi 8-11 bulan Ibu akan dikejutkan dengan berbagai kemampuan baru yang ditunjukkan oleh si kecil. Cara merawat si kecil usia 8-11 bulan  yang semakin banyak menguras aktivitas fisik, tentu membutuhkan asupan gizi yang cukup. Karena sistem pencernaannya semakin sempurna, sebaiknya pada usia 8 bulan mulai diberikan MPASI yang bertekstur kasar. Selain itu, perkembangan bayi 8 bulan  bisa distimulasi dengan memberikan makanan yang langsung dipegang oleh bayi atau fingerfood. Ia akan semakin senang makan dengan cara memegang makanannya sendiri. Biarkan si kecil mencoba berbagai macam buah dan makanan tetapi tetap biasakan cuci tangan sebelum makan.

Ketika bayi memasuki usia 8 bulan, Ibu akan disibukkan dengan berbagai aktivitas baru si kecil. Berbagai perkembangan bayi usia 8 bulan yang sudah mulai terlihat antara lain duduk, merangkak, belajar berdiri, menunjuk, serta memegang benda.  Ia semakin intens menjalin interaksi dengan orang tua, saudara, teman bermain, hingga masyarakat secara luas. Proses interaksi ini sangat mempengaruhi kemampuan berkomunikasinya di masa depan.

Stimulasi untuk mendukung perkembangan bayi 8 bulan adalah dengan bermain. Ajaklah ia bermain bersama teman atau saudara, si kecil akan mulai menunjuk serta memegang mainan kesukaannya. Pada saat ia menunjuk mainan tertentu cobalah untuk bertanya apa yang ia inginkan, ini untuk melatih kemampuanya berkomunikasi. Ambilkan mainan tersebut, kemudian tanyakan kembali apakah benar mainan tersebut yang diinginkannya. Jika dia tidak mau, maka persilakan si kecil mengambilnya.

Tempatkan mainan kesukaan si kecil agak jauh dari jangkauannya. Berikan rangsangan berupa panggilan agar dia mendekat pada mainan kesukaannya itu. Ia akan tertarik untuk menjangkaunya dengan merangkak maju, atau berguling. Bila ia belum merangkak, berilah contoh posisi badan ketika merangkak dari posisi duduk, tidak usah terburu-buru melangkah. Ajaklah ia dalam posisi merangkak bersama untuk beberapa waktu. Kemudian stimulasi dengan member contoh untuk bergerak.

Tahapan perkembangan bayi 8 bulan  selanjutnya adalah belajar berdiri. Dengan fisik yang lebih kuat ia mengeksplorasi keadaan sekitar. Si kecil mulai meraih benda-benda di tempat yang lebih tinggi, seperti taplak meja, sehingga membuatnya mencoba berdiri. Dia akan memanfaatkan barang seperti meja atau kursi untuk berpegangan kemudian mengangkat tubuhnya. Pengawasan dan pendampingan harus dilakukan oleh orang tua untuk menghindari kecelakaan-kecelaan kecil seperti tertimpa benda-benda di atas meja, atau benda-bensa yang pecah karena jatuh. Jika kakinya sudah kuat, ia akan mencoba melangkah, cukup awasi saja biarkan dia berjalan sambil berpegangan.

Pada beberapa anak, mungkin perkembangan bayi 8 bulan tidak sama. Berbagai permasalahan sosial pada tumbuh kembang anak bisa disebabkan oleh faktor intrinsik dari dalam tubuh anak itu sendiri, seperti keturunan serta penyakit bawaan. Selain itu bisa juga penyebabnya berasal dari faktor ekstrinsik seperti faktor psikis dan sosial, faktor ekonomi, dan faktor lingkungan. Faktor psikis dan sosial ini biasanya disebabkan oleh tekanan emosional dari orang tua atau interaksi yang kurang dari lingkunagn sekitar. Faktor ekonomi juga sangat berpengaruh pada pemberian asupan makanan pada anak. Faktor lingkungan sangat berpengaruh pada kesehatan, jika lingkungan kotor akan menimbulkan penyakit.

Tahapan perkembangan bayi 8 bulan tersebut memang tidak bisa lepas dari berbagai faktor yang mempengaruhinya. Apabila perkembangan anak terganggu sebaiknya segera berkonsultasi dengan para ahli untuk menemukan penyebabnya. Sehingga dapat ditentukan penanganan yang tepat untuk mengatasinya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*