Syarat Menjalani Puasa Bagi Ibu Hamil

alat tes kehamilan
Sumber: Archangel Theraphy

Ibu-ibu.net – Alat tes kehamilan bunda positif? Selamat ya. 9 bulan lagi si kecil akan lahir ke dunia. Tapi sekarang kan bulan Ramadhan ya, memungkinkan gak bunda berpuasa. Apalagi puasa adalah kewajiban bagi semua umat Islam. Berikut kami bagikan syarat menjalani puasa bagi ibu hamil ya.

Perlu bunda ketahui, saat berpuasa, bunda perlu menahan lapar dan haus hingga 12 jam sehari. Jadi bunda perlu memperhatikan banyak hal ketika menjalani puasa. Tentunya bunda tidak mau jatuh sakit dan membahayakan kesehatan janin. Untuk tahu aman tidaknya, sebaiknya bunda konsultasi ke dokter kandungan bunda sebelum menjalaninya. Supaya bunda bisa beribadah dengan tenang dan kondisi kesehatan keduanya baik-baik saja.

Dalam kesehariannya, bunda perlu konsumsi sebanyak 2500 kalori per hari. Di dalamnya tentu bunda perlu konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, pasta dan gandum. Bunda juga perlu konsumsi protein yang cukup tinggi seperti ikan, daging, telur, susu dan keju. Kacang-kacangan yang dipanggang juga memberikan lemak sehat yang bisa memperkuat kondisi kesehatan bunda dan janin. Sayuran dan buah-buah untuk menunjang kebutuhan serat bunda sehingga tidak terjadi wasir.

Biasanya bunda juga akan diberikan suplemen oleh dokter. Suplemen itu terdiri dari asam folat, zat besi dan kalsium yang kadang sulit dipenuhi dari makanan sehari-hari. Hampir 50% ibu hamil memiliki kencenderungan terkena anemia, jadi mereka kudu konsumsi sayuran hijau dan daging yang dimasak. Asam folat sendiri berfungsi untuk menghindari si kecil dari cacat. Kalsium bisa bunda dapatkan dengan berjemur di pagi hari sekitar pukul 6 – 8 pagi.

 

Bagaimana dengan sahur dan berbuka?

Bunda perlu konsumsi makanan dengan kandungan lemak yang cukup, daging, vitamin C dan antioksidan. Pada saat sahur, bunda tidak dianjukan makan makanan yang manis. Jangan lupa untuk konsumsi air putih lebih kurang 2 liter per hari. Segelas susu ibu hamil yang hangat saat sahur juga penting untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.

Pada saat berbuka, bunda juga bisa mengawali dengan segelas minuman hangat dan manis. Bunda bisa menggantikannya dengan air putih yang dilanjutkan dengan potongan buah segar seperti kurma yang kaya akan karbohidrat. Serta kadar gulanya cukup banyak untuk menyegarkan bunda yang puasa seharian. Minuman dingin sebaiknya dihindari.

 

Berpuasa sesuai dengan trimester kehamilan

Biasanya alat tes kehamilan bisa mendeteksi kehamilan dengan baik saat 2 minggu pertama janin di kandungan. Pada trimester pertama atau tiga bulan pertama, janin masih dalam proses pembentukan organ tubuh, otak, saluran cerna dan ginjal. Bunda akan mengalami yang namanya mual, pusing, lemas dan muntah. Kalau sampai mual dan muntah tersebut membuat bunda tidak ingin makan, bunda tidak dianjurkan puasa. Kekurangan gizi baik bunda maupun janin akan membahayakan kelangsungan kehamilan. Bila mual dan muntah terlalu hebat, bunda perlu segera dibawa ke rumah sakit dan konsultasi dengan dokter kandungan.

Pada trimester kedua atau kandungan usia 4 hingga 6 bulan, ibu hamil akan mengalami peningkatan berat badan seiring kadar mual dan muntah berkurang. Bunda akan naik sekitar 0.5 kg per minggu. Di trimester kedua ini, bunda sudah boleh menjalani puasa, tapi dengan syarat tidak ada kondisi mual dan muntah seperti di trimester pertama. Bila mual muntah masih ada, sebaiknya bunda konsultasi ke dokter bila ingin menjalankan puasa. Pada trimester kedua ini, bunda kudu minum susu ibu hamil dua kali sehari baik saat sahur maupun berbuka.

Ukuran perut yang semakin membesar menandakan janin yang bertumbuh di dalam kandungan bunda semakin bertumbuh. Di Trimester tiga yaitu bulan ketujuh hingga ke sembilan ini, bunda sudah siap melahirkan. Pada trimester ketiga ini, bunda membutuhkan lebih banyak nutrisi agar tetap fit dan janin bisa makan lebih banyak. Pada trimester ketiga ini, dokter akan mengecek tekanan darah, sakit gula, anemia, pertumbuhan janin dan berat bayi sebelum bunda diizinkan untuk berpuasa.

Nah, bunda sudah tahu kan syarat berpuasa bagi bunda yang baru saja menerima alat tes kehamilan positif. Jangan lupa konsultasi ke dokter kandungan selalu ya setiap bulan!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*